Blogger Template by Blogcrowds

Dalang Akhmadi, 67, memerlihatkan Wayang Cepak Indramayu yang telah berusia kurang lebih 250 tahun di kediamannya, di daerah Paoman, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (1/2). Wayang Cepak milik Akhmadi merupakan warisan lima generasi keluarganya. Ki Akhmadi berharap bantuan pemerintah provinsi dan daerah untuk mewujudkan keinginannya membuat sanggar demi mewariskan Seni Wayang Cepak di Indramayu kepada generasi pedalang muda.

4 Comments:

  1. Lina Marliana said...
    dengan kata lain wayang golek yah ini ?
    Okta Vrinanda said...
    boleh jadi deh disebut wayang golek.....tapi pelestarian budaya tersebut selalu dilakukan oleh orang orang yang tidak populer ....dan campur tangan pemerintah selalu datang belakangan.....
    reki said...
    hmm, semoga budaya wayang cepak bisa terus dipertahankan :)
    Okta Vrinanda said...
    @Reki...Benar sob.....yang namanya kebudayaan kita mesti dipertahankan sebagai identitas diri kita .....sukses ya sob....

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda