Blogger Template by Blogcrowds

Kiat Hidup Bahagia

Jika kita bertanya kepada manusia, “Apakah yang paling dicari dalam hidup ini ?”, maka seluruh manusia di muka bumi ini menjawab dengan jawaban yang sama. Yang dicari oleh setiap manusia di muka bumi ini adalah kebahagiaan.

Meskipun berbeda warna kulit, suku, bangsa, agama dan profesi, ternyata semua manusia mendambakan hidup bahagia. Bila kita menginginkan hidup bahagia, maka cara-cara apakah yang harus ditempuh agar kebahagiaan itu bisa diraih.

Ada enam kiat yang diajarkan Islam agar kita bisa hidup bahagia. Kiat-kiat tersebut adalah :

Pertama, bergantung hanya kepada Allah SWT. Agar setiap perbuatan dan perilaku kita punya nilai, maka harus senantiasa didasari oleh orientasi kepada Allah Sang Pencipta dan Penguasa alam semesta. Apabila kita mendasarkan setiap perbuatan kita dengan orientasi kepada Allah, maka akan menimbulkan ketenangan dan menjauh dari kecemasan dan kegelisahan.

Apabila kita melakukan amal shaleh dimana kita mengharapkan pujian dari manusia, manakala tidak ada yang memuji kita, maka kita akan kecewa, merasa sedih dan galau. Apabila kita bergantung kepada Allah, saat kita menyerahkan bantuan atau sedekah kepada orang yang membutuhkan, kemudian orang yang menerima bantuan itu tidak mengucapkan terima kasih, maka kita tidak akan kecewa dan sakit hati.

Begitu pun apabila kita tengah menghadapi kekhawatiran akan kendaraan, karena semua terancam bahaya. Naik bus, kita khawatir, karena banyak bus bertabrakan. Begitupun apabila naik kapal laut, sekarang ini kita takut kapal yang kita naiki akan tenggelam, apalagi bila kita naik pesawat, maka kita khawatir pesawat yang kita naiki tersebut akan jatuh.

Apabila kita menghadapi ketakutan dan kecemasan seperti itu, maka satu-satunya cara agar kita terbebas dari kecemasan dan ketakutan tersebut adalah dengan menggantungkan diri kita kepada Allah SWT Sang Pemilik dan Pengatur alam semesta.

Kedua, melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Agar kita hidup bahagia, maka cara yang harus kita lakukan adalah melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Sekurang-kurangnya kita melaksanakan yang diwajibkan dan menjauhi yang diharamkan oleh Allah SWT.

Manakala kita meninggalkan yang diwajibkan oleh Allah SWT atau melanggar larangan yang diharamkan oleh Allah SWT, maka akan muncul rasa gelisah dan ketidaktenangan dalam hati kita yang berakibat hati kita tidak merasa bahagia.

Ketiga, banyak beristighfar. Kiat ketiga agar kita hidup bahagia adalah dengan banyak beristighfar yaitu memohon ampun kepada Allah SWT. Mungkin kita pernah melakukan dosa dan kesalahan di hadapan Allah SWT, maka satu-satunya cara untuk menghapusnya atau membuat hati bahagia adalah dengan beristighfar memohon ampun, sekaligus bentuk taubatnya kita di hadapan Allah SWT. Dengan beristighfar dan menghapus dosa kita di hadapan Allah SWT, maka hati kita akan tenang dan nyaman.

Keempat, segera meminta maaf bila melakukan kesalahan pada sesama manusia. Sebagai manusia, mungkin saja kita membuat kesalahan kepada teman, rekan, saudara, tetangga atau orang lainnya. Agar kita tidak terus merasa cemas, was-was dan gelisah sebagai akibat dari kesalahan yang kita buat kepada orang lain tersebut.

Cara yang bisa kita lakukan agar kita bisa terbebas dari rasa cemas dan gelisah tersebut adalah dengan meminta maaf kepada orang yang kita melakukan kesalahan. Kita jangan ragu dan gengsi untuk meminta maaf, apabila kita memang berbuat salah kepada orang lain.

Kelima, merasa cukup (Qanaah). Kiat kelima agar kita merasa berbahagia adalah bersikap merasa cukup atas apa yang telah Allah berikan kepada kita. Sikap bersyukur dengan merasa cukup ini akan membebaskan kita dari hawa nafsu untuk selalu membuat kita ingin memiliki yang lebih dan lebih tanpa ada rasa kepuasan.

Sikap selalu merasa kurang akan membuat hati kita terus-menerus dilanda gelisah yang membuat hati kita tidak tenang dan merasa tidak bahagia. Rasa tidak puas adalah perasaan yang ditumbuhkan oleh hawa nafsu yang tanpa batas dan menjerumuskan kita pada kesengsaraan secara batiniah.

Keenam, banyak memberi. Kiat yang terakhir yang harus kita lakukan agar kita hidup merasa bahagia adalah dengan banyak berbagi kepada orang lain, terutama kepada orang-orang yang nasibnya tidak sebaik kita. Meskipun orang yang diberi itu merasa senang, tapi orang yang memberi merasa jauh lebih berbahagia, karena tangan di atas itu lebih baik dari pada tangan di bawah. Kita harus terus berupaya agar apapun yang kita miliki memiliki dampak dan nilai manfaat yang dirasakan oleh orang lain yang ada di sekitar kita.

1 Comment:

  1. Budi Setiawan said...
    Kiat-kiat Hidup Bahagia... super sekali kawan...
    Kita semua ingin berbahagia
    bahkan dalam doa kita meminta
    kepada-Nya
    Kebahagiaan Dunia dan Kebahagiaan Akhirat... amiin
    Thanks
    Distance Learning Management
    Sharing Knowledge

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda