Blogger Template by Blogcrowds

menurut Abdu al Razzaq Naufal, bahwa kemajuan ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa alam semesta terbagi ke dalam dua alam, yaitu alam yang tampak (fisikal) dan alam yang tak tampak (nonfisikal). Yang pertama adalah segala yang tampak baik dengan mata telanjang atau pun dengan alat. Dan alam yang tidak tampak merupakan kenyataan yang tidak diragukan lagi. Menurut para ulama sekarang bahwa alam yang tak tampak adalah lebih luas dan lebih sarat dengan isinya dibandingkan dalam alam yang tampak. Dalam surah Al Haaqqah,69:38-40 Allah telah bersumpah dengan kedua alam iniَ

“Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu lihat. Dan dengan apa yang tidak kamu lihat. Sesungguhnya AlQur ‘an itu adalah benar-benar wahyu Allah (yang diturunkan kepada) Rasul yang mulia.”

Sedang dalam surah Al A’raf, 7:27 Allah menjelaskan bahwa sesungguhnya syaitan dan bala tentaranya melihat kita, tetapi kita tidak melihat mereka:



“Hai anak Adam janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapakmu dari syurga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperhatikan kepada keduanya ‘auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.”

Dalam surah Al Nisaa, 4:153 Allah mencerca orang-orang yang mengaku bahwa satu-satunya sumber informasi tentang alam fisik adalah melalui pengamatan pancaindera.


“Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu menurunkan kepada mereka sebuah kitab dari langit. Maka sesungguhnya mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar daripada itu. Mereka berkata: “Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata. “Maka mereka disambar petir karena kezalimannya, dan mereka menyembah anak sapi, sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami maafkan (mereka) dari yang demikian. Dan telah Kami berikan kepada Musa keterangan yang nyata.”

Berita alQur’an di atas temyata relevan dengan hasil yang diperoleh ilmuwan modern dalam bentuk teori-teori hasil penelitian ilmiahnya. Teori-teori. tersebut adalah teori Relativitas Umumnya Einstein (klasik) dan teori Fisika Quantumnya Plank seperti yang telah kita singgung di atas.

Pertama, teori Relativitas Umum Einstein, mampu menjelaskan kosmologi atau alam semesta, makrokosmos yang tampak. Dan kedua, teori Quantum Plank, mampu menjelaskan lingkup atau obyek yang sangat-sangat kecil hingga tak terinderakan (gaib), mikrokosmos (alam semesta yang tak tampak). Dan tampaknya kita perlu memahami keduanya secara garis besar dalam konteks isu penciptaan alam semesta (universe) ini.

10 Comments:

  1. To Mangkasara' said...
    Subhanallah...

    http://mangkasarakku.blogspot.com/
    the international times said...
    perbanyak doa dan mulai menjalankan segala perintahnya,walaupun maut dtg menjemput kita akan tetap tenang :)
    Ivan Kavalera said...
    Subhanallah. Sungguh Maha Benar Segala Firman-Nya.

    Artikel luar biasa, mas.
    Lina Marliana said...
    Nice posting sob..
    Yang menjadi tanda tanya sampai sekarang bagiku adalah teori darwin tentang nenek moyang kita yg dikatakan sebagai seekor kera, menurutmu benar tidak teori ini ?
    Sementara dalam Al-Qur'an sudah jelas manusia pertama dibumi adalah adam dan hawa yang berwujut seorang yang tampan dan cantik...
    sosial seni budaya bisnis said...
    darwin dipikirin.....non....
    kan udah pada dibantah para ahli tuh...

    dan lagian kalo si darwin bener....kok masih ada monyet keliaran ....
    KucingTengil said...
    hahahahah bener daokt, darwin kan atheis alias ga percaya ma Tuhan. Makanya dia berfikir segala sesuatu ada di dunia ya terjadi begitu aja alias tanpa kesengajaan tanpa adanya perencaan (spt teori big bang dalam penciptaaan planet, yg tjd krn benturan tidak sengaja. teori evolusi, dalam penciptaan makhluk dari sederhana ke tgkt lbh kompleks.) dalam teori Darwin atau Atheis lainnya, tidak ada suatu hal di dunia itu terbentuk(tercipta) dalam sebuah perencanaan untuk sebuah tujuan. smuanya hanya tjd scr ketidaksengajaan atau evolusi semata.

    berbeda dg agama, sgala sesuatu yg ada, tjd krn ada suatu tujuan dan telah direncanakan oleh sang Pencipta.
    rumah blogger said...
    subhanallah
    sabirinnet said...
    Allahu Akbar..mari kita introfeksi diri
    kelirirenk said...
    Indahnya Al Quran, banyak teori-teori yang baru ditemukan ternyata terdapat di Al Quran yang telah diturunkan ratusan tahun yang lalu.
    Maha Suci Allah dengan segala FirmanNYA
    Belogger Prost said...
    Al-Qur'an yang suci.jadi jangan berbuat yang aneh-aneh ya

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda