Blogger Template by Blogcrowds

inilah beberapa info budaya kita yang emang kita kupa....akibat kebanyakan nonton sinetron......kebanyakan gaul ama turis.......dan akibat dekadensi budaya juga..deh.....dan kebanyakan merasa gaul..men......


Indonesia sangat kaya akan budaya, fakta ini tidak bisa disangkal lagi oleh siapapun. Namun dibalik kekayaan tersebut justru Pemerintah dan bangsa Indonesia sangat lemah mematenkan apa yang seharusnya menjadi hak bangsa Indonesia.
Dari data yang dikumpul situs http://budaya-indonesia.org setidaknya terdapat 32 daftar artefak budaya Indonesia yang di klaim bangsa lain.

Berikut ini adalah daftar artefak budaya Indonesia yang diduga dicuri, dipatenkan, diklaim, dan atau dieksploitasi secara komersial oleh korporasi asing, oknum warga negara asing, ataupun negara lain:
1. Batik dari Jawa oleh Adidas
2. Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
3. Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
4. Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
5. Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
6. Rendang dari Sumatera Barat oleh Oknum WN Malaysia
7. Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Belanda
8. Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda
9. Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda
10. Tempe dari Jawa oleh Beberapa Perusahaan Asing
11. Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
12. Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
13. Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
14. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
15. Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
16. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
17. Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
18. Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
19. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
20. Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis
21. Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris
22. Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
23. Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum WN Amerika
24. Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido Co Ltd
25. Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
26. Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC) Belanda
27. Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang
28. Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia
29. Kain Ulos oleh Malaysia
30. Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia
31. Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia
32. Tari Pendet dari Bali oleh Pemerintah Malaysia

Bangsa serumpun atau dikenal dengan Malaysia setidaknya mengklaim 21 artefak budaya Indonesia, dan yang terkini adalah tari Pendet dari Bali.

1. Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
2. Naskah Kuno dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
3. Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
4. Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
5. Rendang dari Sumatera Barat oleh Oknum WN Malaysia
6. Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
7. Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
8. Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
9. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
10. Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
11. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
12. Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
13. Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
14. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
15. Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
16. Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
17. Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia
18. Kain Ulos oleh Malaysia
19. Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia
20. Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia
21. Tari Pendet dari Bali oleh Pemerintah Malaysia

Mungkin masih banyak lagi artefak budaya Indonesia yang diklaimnegara lain, ayo bersama-sama jaga Identitas Indonesia! ..

dam mari yuuuk.....saling menjaga punya kita.....dan jangan terus terprofokasi terus ama bangsa kita......dan..................waspadalah...waspadalah...waspadalah.....

8 Comments:

  1. come n share said...
    wah..bener nih sob?? sedih banget dengarnya. Warisan leluhur bisa di klaim begitu? hmmm our goverment dimana perannya?
    Munir Ardi said...
    Miris sekali membaca data-data ini sahabat
    budi said...
    mantaf sob postingannya, moga bangsa kita tergugah hatinya untuk mencari solusinya biar nggak terulang terus kejadian tersebut.
    KucingTengil said...
    dah dari taun2 kapan warisan budaya dan manuskrip sejarah kita di curi ma negara lain. but what the hell our goverment doing about that case...nothing. Malah slow down baby aja merekanya.
    ga cuma itu aja, pulau kita, kekayaan alam kita, tenaga kerja kita di curi didepan mata, but what the hell our goverment act about that case... nothing.

    kalo hanya masyarakat aja punya kesadaran tapi pemerintah cuek bebek aja, hal kayak gini bakal terus berlanjut. KArena bagaimanapun juga pemerintah lebih punya kuasa/power dalam menuntut pertanggungjawaban negara atau pemerintahan negara lain atas tindak pencurian ini, dan mempunyai kuasa.power lebih besar dalam perihal hak paten suatu aset kekayaan milik negara spt seni, budaya dan sejarah bangsa dll didalam hukum internasional
    FaiS said...
    negara yg kaYa akan budaya kini telah miskin budaya dan moral.
    Vindy 'barbore' Putri said...
    jiwa indonesiaku menangis... hiks hiks...
    Vindy 'barbore' Putri said...
    jiwa indonesiaku menangis... hiks hiks...
    Seri said...
    soal ini agak sukar kerana dua negara mengamalkan kebudayaan yang sama sejak turun temurun. sebagai contoh negeri sembilan majoritinya adalah penduduk minang mana mungkin mahu menghilangkan adat kebudayaan mereka. seperti seri berketurunan jawa dan masih fasih berbahasa jawa juga tidak akan membuang adat resam walau sudah 3 keturunan di malaysia.
    harus diingat juga sebagai sebangsa dan serumpun perkara ini sukar dielakkan kecuali kalau ia melibatkan negara bukan serumpun.

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda