Blogger Template by Blogcrowds

Puluhan seniman Bali mengecam keras sikap Malaysia yang seenaknya mengklaim tari Pendet sebagai warisan budaya mereka. Padahal, menurut mereka, Pendet adalah tarian sakral dari Bali.

Sebagai jawaban, seniman Bali, mempersembahan tari Pendet yang dibawakan para bocah di halaman Gedung Kesenian Art Center. Ini bukti tari Pendet asli Indonesia.

Ida Ayu Sagung Mas, kordinator seniman, tari Pendet biasa dipentaskan dalam upacara keagamaan di Bali. Ida Ayu berencana menggugat Kedutaan Malaysia atas klaim tersebut.

Tapi, Ida Ayu juga menegaskan, pemerintah lebih peduli terhadap keberagaman budaya dan seni di daerah. Sebab bila tak dikhwatirkan semua nilai seni dan budaya akan diklaim negara lain.(ICH)

sebenarnya sih nggak usah dikecam, emang mereka bangsa yang bodoh....dan nggak punya kebudayaan....dan ....kita lho yang ngajarin bangsa itu...pada tahun 60 an.....didatangkan guru guru dari indonesia buat ngajarin bangsa ini....mungkin kebudayaan yang mereka bilang kebudayaan yang kita ajari.....

2 Comments:

  1. NURA said...
    salam sobat
    memang ya kalau suatu kebudayaan asli daerah diakui kebudayaan milik lain,,pastinya dikecam keras.
    semoga tak berkelanjutan.
    Miawruu said...
    ga bisa nyalahin kucing ngegarong ikan kita kalo kitanya yg teledor. Dah tau ada kucing garong, napa juga sembarangan narok ikannya.

    Sama aja keadaannya kyk gt. Selama ini pemerintah kita kurang peduli ttg kebudayaan dan kesenian daerah (pedulinya ngisi ngantong mereka aja). anak2 muda kita juga kurang menghargai kesenian daerahnya masing2.

    Dah byk kekayaan kita yg dicuri dan dirampas didepan mata, setelah kehilangan baru kita koar2. Semoga didepannya masyarakat terutama pemerintah dapat bertindak cepat mengklaim dan menjaga kekayaan budaya dan seni kita agar ga kecolongan lagi kyk gini terus.

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda