Blogger Template by Blogcrowds

Tanjungpinang - Sebagian masyarakat Kepulauan Riau bersiaga sepanjang malam menyaksikan siaran televisi swasta yang menyiarkan aksi penyergapan Desus 88 terhadap teroris yang diduga Noordin M Top.

Noordin bersembunyi di kediaman di Muhjuhri di RT 01/RW 07 Dukuh Beji Desa Kedu, Kabupten Temanggung, Jawa Tengah.

Anggota DPRD Kepulauan Riau, Yudi Carsana, Sabtu di Tanjungpinang, mengatakan, masyarakat berharap dapat menyaksikan penangkapan Noordin M Top, karena itu mereka tidak tidur malam.

"Masyarakat ingin mengetahui perkembangan penyergapan di rumah Muhjuhri. Mudah-mudahan yang ditangkap itu teroris yang ditakuti dan dibenci masyarakat," kata Yudi yang juga caleg Kepulauan Riau terpilih daerah pemilihan Kabupaten Bintan dan Lingga.

Dia mengaku sejak Jumat sore hingga sekarang masih menyaksikan aksi pengepungan kediaman Muhjuhri yang dilakukan Densus 88.

Bahkan rumah makan cepat saji yang buka selama 24 jam membuka program berita yang menyajikan aksi penyergapan yang dilakukan di rumah Muhjuhri.

"Saya bersama keluarga menonton televisi yang menyiarkan aksi penangkapan teroris di rumah Muhjuhri," ujarnya.

Hal yang sama disampaikan pakar politik Kepulauan Riau, Zamzami A Karim yang mengaku mengikuti perkembangan penyergapan teroris di Desa Kedu, Kabupten Temanggung.

Dia mengatakan, masyarakat menunggu kerja keras Densus 88 dalam menangkap teroris.

"Mudah-mudahan yang ditangkap itu benar-benar Noordin M Top," katanya.

Aksi penangkapan teroris di kediaman Muhjuhri diharapkan dapat menguak pelaku bom di dua hotel di Kuningan, Jakarta yang selama ini informasi yang berkembang dinilai masih simpang siur.

Menurut dia, informasi yang menyebar kepada masyarakat terkait aksi peledakan bom di hotel Ritz Carlton dan JW Marriott membentuk tiga opini yaitu peledakan bom dilakukan oleh teroris, peledakan bom terkait pemilu dan peledakan bom terkait kepentingan luar negeri yang berkeinginan mengacaukan stabilitas Indonesia.

"Kami ingatkan jangan salah tangkap. Kami juga berharap teroris yang ditangkap dipublikasikan," kata Zamzami.

6 Comments:

  1. yanuar catur rastafara said...
    selamat untuk densus 88
    yang telah suskes
    nhae,,, said...
    wah moga aja teroris yg lainnya cepet mati deh ! HUwaaaah ... sadiezz coz udah ngancurin negara kita dan menjadi jelek dimata dunia ?_?
    KucingTengil said...
    tinggal nyapu yg masih berkeliaran neh...moga2 cpt tertangkap
    narti said...
    mudah-mudahan tidak salah tangkap. ditunggu perkembangan selanjutnya.
    Feri said...
    semoga masalah terorisme dapat diselesaikan secara integral
    Perempuan Rumahan said...
    Salut nih buat polisi kita... Mudah-mudahan yang mati itu memang si gembong teroris...

Post a Comment



Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda